“Ratusan alasan kamu berharga Ratusan hari ku bersamamu Ratusan alasan kamu cahaya… Semampuku kau akrab dengan senyum dan tawa Semampuku tak lagi perlu kau takut cinta”

Cahaya – Tulus

Suatu senja, mentari tak begitu puas bercahaya, sayup-sayup awan mendung berusaha menutupi sinarannya. Akan tetapi, segelintir manusia datang berbondong-bondang sambil membawa banyak makanan, minuman dan katanya akan membawa dan menemukan inspirasi.

Ya, mereka kumpulan anak-anak muda yang punya visi sosial untuk membantu orang-orang disekitarnya sekaligus membantu dirinya sendiri menjalani kehidupan. Saya mempertemukan mereka—yang datang berbondong-bondong tadi—dengan kurang lebih 20 anak binaan panti sosial. Membagi mereka ke dalam tiga kelompok, agar mereka dapat berbagi dalam kelompok-kelompok kecil. Ada seni yang coba kami pelajari, Apa itu?

“Seni Mendengarkan”

Sore itu, kami belajar menginspirasi dan terinspirasi dari Seni Mendengarkan. ari-768x432

Seni Mendengarkan itu menumbuhkan Hati yang luas dan lapang untuk menerima dan memahami kehidupan orang lain dan kehidupan diri sendiri.

Seni Mendengarkan itu melatih kami untuk tidak hidup dalam penghakiman dan penilaian-penilaian terhadap kejadian-kejadian dalam kehidupan orang lain maupun diri sendiri tanpa memahaminya terlebih dahulu.

Seni Mendengarkan itu melatih kami untuk menurunkan Ego, ketika kami tidak lagi memaksakan apa yang kami rasakan terbaik tanpa memahami apa yang orang lain alami.

Dan dari semua itu, Seni Mendengarkan itu menumbuhkan Cinta dan Kasih yang mendalam untuk merangkul semua mata kuliah-mata kuliah kehidupan. Menumbuhkan Empati yang sangat menyembuhkan bagi siapa saja yang didengarkan.

Dari Seni Mendengarkan, kami belajar mensyukuri setiap detik kehidupan yang boleh kami lalui. Kami memahami bagaimana setiap orang menjalani kehidupannya dengan permasalahannya masing-masing. Kami memahami bahwa penderitaan dialami oleh setiap orang, bahwa ada kejatuhan-kejatuhan, ada kesakitan-kesakitan, dan ada air mata yang tak mampu berhenti kala menjalani hidup.

Dengan pemahaman itu, kami belajar : Nikmat Tuhan mana lagi yang Kau Dustakan ketika kami melewati setiap detik kehidupan tanpa Syukur. Bukan hanya kami yang menderita tanpa akhir, tetapi setiap orang yang kami temui juga memiliki penderitaan yang sama. lalu apa alasan untuk tidak menjadi bangkit.

Oleh karena itu, Mendengarkan orang lain tidak hanya membantu orang lain, tetapi membantu diri kami sendiri untuk terus tumbuh menjadi individu yang lebih baik.


“Dalam visi Sosial yang kami hidupi, misi kami adalah menyelamatkan Anak Indonesia. misi itu tertuang dalam program Pencegahan penyalahgunaan Narkotika (Drugs), Alkohol dan Rokok, Membangun Relasi yang Positif, dan Menggunakan Waktu secara efektif dan efisien.” SAI : Selamatkan Anak Indonesia

angga-732x1024

Mendengarkan adalah salah satu cara mewujudkan Misi Kami dalam Menyelamatkan Anak Indonesia. Mendengarkan dalam kelompok kecil menjadi sarana bagi kami mencegah penyalahgunaan narkotika, alkohol dan merokok. Berbeda dari yang umumnya dilakukan, pada kegiatan kali ini, kami tidak bercerita tentang bahaya dari semua benda-benda itu, kami tidak datang sebagai yang paling Tahu untuk mengajarkan atau menceramahi, tetapi kami datang untuk saling berbagi dan mendengarkan.

Kami belajar mengkritisi kejadian-kejadian dalam hidup yang menjadi titik krisis masing-masing dari kami, kami mengeksplorasi cara-cara mengatasi permasalahan dalam hidup secara Adaptif, kami lebih mengeksplorasi kekuatan Individu dalam menghadapi permasalahan hidup, hingga akhirnya kami mampu termotivasi dan terinspirasi satu sama lain melalui Mendengarkan.

16-09-12-23-10-25-069_deco-e1473771589332Dengan demikian, kami sebenarnya telah membangun Komunitas yang saling mendukung. Komunitas ini menjadi satu bentuk Relasi yang positif, relasi yang penuh empatik untuk saling mendukung dan bertumbuh dalam kehidupan.

Seperti kata salah satu diantara kami kepada anak-anak binaan “Kalian dan kami bukan lagi Dua, kalian dan kami adalah Kita, kita semua, kita yang saling mendukung dan peduli satu sama lain, setelah hari ini kita masih punya banyak waktu untuk bersama”

Melalui Mendengarkan kami mengembangkan relasi yang positif, Kami belajar memahami dan membangun empati, sehingga mampu mengembangkan Cinta dan kasih diantara kami semua. Harapan kami adalah, relasi ini dapat menjadi kekuatan bagi diri masing-masing individu dan kekuatan bagi komunitas untuk saling mendukung.

Pada akhirnya, kita semua telah menggunakan waktu secara efektif dan efisien untuk menginspirasi dan terinspirasi melalui Seni Mendengarkan. Dan juga, kita semua terinspirasi untuk selalu hidup dalam Syukur atas waktu yang Indah yang diberikan oleh Maha Penguasa dalam menikmati Kehidupan.

aan-1024x576

Salah satu anak mengungkapkan kebersyukurannya “Saya sangat terinspirasi oleh kedatangan kakak-kakak di sini, terutama untuk kakak yang dari Hutan itu, yang meceritakan kisah hidup di asramanya yang keras dan perjuangannya untuk hidup lebih baik.

Saya bersyukur diberikan waktu untuk bisa bersama-sama di sini, saya semakin bertekad untuk merubah Hidup saya. Sejak di Panti, saya mau Shalat, saya mau belajar keterampilan, saya mengubah hidup saya untuk jadi lebih baik. Terima Kasih Kakak-kakak… Oh iya pesan saya untuk teman-teman semuanya, ayo kita serius belajar di Panti ini agar kita bisa menjadi lebih baik.

Untuk Kakak-kakak, pesannya Bersyukur atas apa yang sudah kakak-kakak miliki.” Menginspirasi dan Terinspirasi melalui “Seni Mendengarkan” adalah langkah awal untuk mulai menyelami dan berproses dalam kegiatan-kegiatan selanjutnya untuk Selamatkan Anak Indonesia.

Oleh karena itu, dalam kegiatan ini, kita semua bertumbuh dan berkembang dalam Cahaya Kasih yang penuh Empati Terima Kasih kakak-kakak… Terima kasih Adik-adik… Terima Kasih Keluarga. Selamat Berbahagia dalam Cahaya Kasih yang penuh Empati…

“ini baru permulaan, selamat datang dalam proses menyelami diri, satu-satunya cara agar dapat Mencintai orang lain dan lingkungan adalah dengan Mencintai Diri. Dan mencintai dimulai dari mendengarkan dan memahami suara-suara hati di dalam”


Testimoni…

“Perasaanku senang kak, bsa berkomunikasi langsung dgn mreka walaupun mreka terlhat msh malu’. Namun bla langsung berhdpan dan mendngarkan crita mreka sangat menyenangkan bnyak plajaran yg dapat diambil. Hikmahnya yaitu, kta harus tetap bersyukur dgn keadaan kita,krena bnyak org lain yg msh blm bruntung sperti kta” Ari, Ketua Youth Palu

“Tadi adalah pengalaman yang luar biasa dgn Adik-adikku yg terkasih, disini sy sebagai pendengar dan sbagai pemotivasi ttg pengalaman yg pernah adik-adik alami jadi saya bisa saling berbagi pengalaman yg pernah sy alami dari keadaan/kebiasaan yg bisa di bilang suram, dengan keyakinan yg mantap kepada tuhan sy mampu keluar dari zona yg suram itu, disini sy menceritakan tentang pergaulan yg tidak baik… dengan bergaul dgn teman-teman yg tidak baik maka hasil yg kita dapat pun tdk baik.. begitu pun sebaliknya. Sekarang mereka sudh merasakan hal-hal yg baik semenjak berada di panti, Sehingga mereka merasakan dgn jauh dari 3 benda itu,  mereka merasa tanpa beban yg mengikat batin mereka… (happy)” Angga, Anggota Youth Palu

“Sy sangat bersyukur bisa gabung n berbagi kasih dgn sodara2 yg ad di PSBR. Krna bukan hnya kt yg memberikan smgt kpd mereka. Ttp sy jg dpt pelajaran dr mereka untuk bisa lebih byk bersyukur n memanfaatkan wkt selama hdp ini dgn hal yg positif. Mereka jg dpt memberikan inspirasi bwt sy. Dmn salah seorang siswa dr PSBR bercrta ttg pengalamanx. Bhwa dya hdp dulunya sgt nakal n jatuh dlm dunia narkoba. Ingn bebas. Tdk prnh peduli sm ortu. N tdk betah di rumah. Ttp td dya brcrta bhwa skrg dya sgt mnyesal dgn perbuatan yg dlu. Namun skrg dya brsyukur stlh di PSBR ini. Dya sdh brni blg trm kasih sm bpk n ibux. N dya akan buat usaha dikampung sesuai dgn keterampilan yg dya dptkan. Artinya, dlm hdp ini kt psti prnh jatuh ttp bgmn kt bs bangkit dr jatuh itu n slalu smngt untuk menggapai masa depan yg baik. Byk cr bs sukses. Tp bgmn kt membangun n ttp smgt untuk menggapainya” Gede Restawan, Anggota Youth Palu

“Seketika saya di sela-sela ruangan dan berkumpul Bersama mereka, saat kami saling berjabat tangan dengan mereka, saya melihat anak-anak panti sagatlah hebat. Karna mereka mempuyai sebuah keiginan ayau Niat untuk menjadi lebih Baik. Meski hanya dalam hitungan waktu saya  di sana, namun perasaan saya  serasa telah ikut berbaur bersama anak-anak dan suasana panti. Bagi saya pribadi, kegiatan bakti sosial di Panti Asuhan Bro kanda ini meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Melihat senyum yang merekah di bibir mereka, membuat hati ini bergetar. Mereka tetap tersenyum dan berdiri tegar, meskipun cobaan yang menimpa mereka teramat besar. Kehilangan orang tua, keluarga dan tempat tinggal yang seutuhnya, tak membuat mereka putus asa. Dengan  mereka tetap mengobarkan semangat meraih cita-cita setinggi langit di angkasa. Bercermin dari keseharian anak-anak di Panti Asuhan  Bro Kanda Ardika, membuat saya belajar untuk lebih menghargai hidup dan belajar untuk menjadi lebih Baik lagi.. Tuhan selalu katakan selalu melihat Kedalam Kita hendaknya mensyukuri semua karunia yang telah Tuhan berikan kepada saya  sehingga tidak  hanya mengeluh, mengeluh, dan terus mengeluh dan putus asa kepada kehidupan. Saya merasa hidup 1000 tahun lagi hehehehe” Bram, Anggota Youth Palu

“Mereka anak2 yg memiliki motivasi yg sangat untuk berubah, Menjadi lbih baik dan bisa membhagiakn keluarga orang tua.. Walau pernah tenggelam dlm keputusasaan, kebiasan memberontak bahkan sampe merokok dsb, TAPI MEREKA JUGA seperti KITA,  anak2 yg ingin menjadi orang2 yg mampu meraih KESUKSESAN dan MEMBANGGAKAN Orang tua.. Mereka telah mulai melngkah dng bergbung di PSBR.. Menjdi PARA PEJUANG MIMPI  (2PM)” Darmini, Anggota Youth Palu.

youth